Latestbontang.com, BONTANG – Di balik karya kursi dari botol plastik yang dihasilkan siswa SMPN 2 Bontang, terdapat proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Tidak semua berjalan instan, terutama dalam pengumpulan bahan baku.
Setiap pekan, siswa hanya memiliki waktu pada Kamis dan Jumat untuk mengumpulkan botol plastik. Keterbatasan waktu ini membuat proses pengumpulan menjadi cukup menantang.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumadi menjelaskan bahwa untuk membuat satu kursi, dibutuhkan jumlah botol yang tidak sedikit. Oleh karena itu, siswa harus konsisten dalam mengumpulkan bahan.
Meski demikian, proses pembuatan kursi relatif tidak memakan waktu lama setelah bahan terkumpul.
“Siswa dapat merangkainya dalam waktu yang cukup singkat,” uvapnya, Kamis (2/4/2026).
Namun, justru proses pengumpulan inilah yang menjadi pembelajaran utama. Siswa belajar bahwa hasil yang baik membutuhkan proses yang tidak instan.
Kegiatan ini juga melatih kedisiplinan siswa. Mereka harus memanfaatkan waktu yang ada secara maksimal.
Selain itu, siswa juga belajar menghargai proses kerja keras mereka sendiri. Hasil akhir berupa kursi menjadi simbol dari usaha yang telah dilakukan.
“Melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya belajar membuat kerajinan, tetapi juga memahami nilai kesabaran dan ketekunan dalam mencapai hasil,” harapnya.

