Advertorial

Ratusan Pekerja Asing di Bontang, DPRD Ingatkan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

 

Latestbontang.com,BONTANG – Keberadaan 260 pekerja asing yang tercatat bekerja di empat perusahaan di Kota Bontang sepanjang 2026 menjadi perhatian DPRD Kota Bontang. Di tengah data tersebut, legislatif mengingatkan perusahaan agar tetap mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal sesuai ketentuan yang berlaku.

Sekretaris Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, menegaskan pemerintah daerah telah memiliki regulasi yang mengatur pelaksanaan ketenagakerjaan. Karena itu, seluruh perusahaan diminta mematuhi aturan tersebut dan tidak mengesampingkan hak masyarakat lokal untuk memperoleh kesempatan bekerja.

“Kami meminta agar regulasi-regulasi ketenagakerjaan yang ada di sini wajib ditaati oleh seluruh perusahaan,” kata Saeful, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, perusahaan tidak boleh mencari celah untuk menghindari kewajiban dalam menjalankan aturan ketenagakerjaan. Kehadiran tenaga kerja asing memang dibutuhkan pada bidang tertentu, namun penyerapan tenaga kerja lokal harus tetap menjadi prioritas selama kompetensinya tersedia.

Ia mengatakan DPRD akan membahas persoalan tersebut bersama Komisi A guna menentukan langkah lanjutan. Salah satu opsi yang akan dipertimbangkan ialah kembali memanggil perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing untuk meminta penjelasan.

Saeful mengungkapkan, DPRD sebelumnya juga pernah menggelar rapat gabungan bersama Komisi B dengan menghadirkan sejumlah perusahaan untuk membahas isu tenaga kerja asing. Menurutnya, evaluasi serupa dapat kembali dilakukan apabila diperlukan.

“Saat itu bersama Komisi B mendatangkan semua perusahaan di ruang rapat lantai 3. Nanti akan kami bahas peluang pemanggilan kembali,” ujarnya.

Selain mendorong perusahaan memprioritaskan pekerja lokal, DPRD juga meminta instansi terkait memastikan seluruh tenaga kerja asing yang bekerja di Bontang telah memenuhi persyaratan administrasi. Pemeriksaan terhadap paspor, izin tinggal, hingga dokumen ketenagakerjaan dinilai penting agar tidak terjadi pelanggaran.

Ia menambahkan, pengawasan tidak hanya bertujuan memastikan legalitas pekerja asing, tetapi juga menjaga agar perusahaan tetap menjalankan komitmen dalam memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat Bontang.

Saeful berharap investasi yang terus berkembang di Kota Bontang dapat memberikan dampak langsung bagi warga. Dengan semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap, angka pengangguran diharapkan menurun, perputaran ekonomi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button