Latestbontang.com,BONTANG – Komisi C DPRD Kota Bontang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) segera mengambil langkah tegas menyikapi keluhan masyarakat Kelurahan Tanjung Laut terkait tumpahan material koral dari truk pengangkut. DPRD menilai persoalan yang terus berulang tersebut membutuhkan penanganan yang lebih serius.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan pihaknya telah beberapa kali menyampaikan keluhan masyarakat kepada pemerintah daerah. Namun hingga kini, laporan mengenai material yang berserakan di jalan masih terus diterima.
Menurutnya, masyarakat bahkan telah beberapa kali menyampaikan protes, termasuk melalui aksi demonstrasi sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi yang tak kunjung berubah.
“Kondisi itu menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut material yang melintas di kawasan tersebut,” jelasnya, Kamis (16/7/2026).
Karena itu, DPRD meminta Dishub tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga melakukan tindakan yang memiliki efek jera terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan.
Ia menjelaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD akan terus dijalankan untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar ditindaklanjuti oleh perangkat daerah yang memiliki kewenangan.
Menurut Sahib, koordinasi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan pelaku usaha harus diperkuat agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap kali aktivitas pengangkutan material berlangsung.
DPRD juga mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh pihak harus mematuhi aturan dalam proses pengangkutan material agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Komisi C memastikan akan terus memantau tindak lanjut yang dilakukan Dishub sebagai bentuk pengawasan terhadap pelayanan publik dan perlindungan keselamatan masyarakat.
“Kami berharap langkah tegas dari pemerintah dapat segera mengakhiri keluhan warga Tanjung Laut sehingga aktivitas masyarakat maupun distribusi material dapat berjalan dengan aman dan tertib,” tutupnya.




