Kesiapsiagaan Pegawai Jadi Prioritas, DPMPTSP Bontang Bekali SDM Hadapi Risiko Kebakaran
Latestbontang.com,BONTANG – Menciptakan lingkungan kerja yang aman tidak hanya dilakukan dengan menyediakan fasilitas pendukung pelayanan, tetapi juga membangun kesiapsiagaan sumber daya manusia. Hal itulah yang menjadi perhatian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang dalam meningkatkan budaya keselamatan kerja di lingkungan kantornya.
Selain menempatkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di berbagai sudut kantor, DPMPTSP juga memastikan seluruh pegawai memahami cara menggunakannya apabila terjadi keadaan darurat. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan awal kebakaran dapat dilakukan secara cepat sebelum api membesar.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan kesiapan personel menjadi faktor utama dalam meminimalkan risiko saat terjadi insiden kebakaran. Karena itu, penyediaan APAR dibarengi dengan peningkatan kapasitas pegawai melalui pelatihan.
“Kami tidak hanya menyediakan APAR, tetapi juga memastikan seluruh pegawai mengetahui cara menggunakannya. Saat kondisi darurat, kecepatan dan ketepatan tindakan menjadi hal yang sangat penting,” katanya, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, penempatan APAR telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ruangan sehingga mudah dijangkau oleh pegawai maupun petugas pelayanan. Dengan demikian, proses penanganan awal dapat dilakukan tanpa harus mencari peralatan dalam waktu lama.
Untuk memperkuat kemampuan tersebut, DPMPTSP bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang. Melalui pelatihan yang diberikan, pegawai memperoleh pemahaman mengenai teknik penggunaan APAR, jenis kebakaran yang dapat ditangani, hingga prosedur evakuasi dasar.
“Penggunaan APAR memiliki prosedur tertentu sehingga harus dipahami dengan benar. Karena itu kami menggandeng Disdamkartan agar pegawai mendapatkan pembekalan langsung dari ahlinya,” ujarnya.
Ia menambahkan, budaya keselamatan kerja harus menjadi tanggung jawab seluruh pegawai, bukan hanya petugas tertentu. Dengan meningkatnya kesadaran tersebut, lingkungan kerja akan menjadi lebih aman sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang datang memperoleh pelayanan.
Aspiannur berharap seluruh upaya pencegahan yang dilakukan tidak pernah benar-benar digunakan dalam situasi darurat. Namun menurutnya, kesiapsiagaan tetap harus dipelihara sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko yang sewaktu-waktu dapat terjadi. (Ra)




