POPDA Tetap Digelar Usai Popnas, Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Menuju Tahun Depan

PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan bahwa Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tetap menjadi agenda strategis meskipun Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun ini telah rampung. Ajang tersebut dipandang sebagai tahap awal pembinaan atlet muda yang akan diproyeksikan tampil pada Popnas tahun depan.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi, menekankan bahwa POPDA bukan sekadar kegiatan rutin yang digelar tahunan, melainkan bagian penting dari proses menyiapkan atlet.
“Popnas itu seleksi dari provinsi. Idealnya, atlet yang tampil nanti adalah hasil pembinaan dari POPDA. Jadi meski Popnas selesai, proses pembinaan harus terus berjalan,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa jadwal POPDA pada 20–27 November ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi fisik atlet. Pemerintah provinsi menilai jeda waktu tersebut memberi kesempatan pemulihan setelah rangkaian pertandingan sebelumnya.
“Alasan penentuan tanggal itu salah satunya soal recovery anak-anak. Setelah bertanding mereka memang butuh pemulihan. Walaupun, pada dasarnya 3–4 hari atau dua minggu pun stamina mereka sudah kembali,” jelasnya.
Andi memastikan bahwa penyesuaian jadwal tidak mengurangi komitmen daerah dalam mendukung perkembangan atlet muda. Dengan sekitar 80 persen lokasi pertandingan berada di PPU, POPDA diharapkan menjadi ruang bagi atlet Kaltim mengasah kemampuan sekaligus proses seleksi menuju Popnas mendatang.
“POPDA ini bagian dari perjalanan panjang mereka. Di sinilah calon peserta Popnas tahun depan dipersiapkan,” tegasnya. (adv)




